Breaking News
Loading...
Jumat, 07 Maret 2014

Kab. Bogor "Jumlah Pensiunan Capai Angka 500 Orang Per Tahun"

Infodesaku | Bogor - Jumlah pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bogor yang mencapai angka 500 orang, menimbulkan masalah baru, khususnya masalah kebutuhan
pegawai. Hal ini dibenarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar, saat membuka kegiatan peningkatan mental PNS yang memasuki masa pensiun tahun 2014, di Ruang Serbaguna I, Gedung Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (5/3).
 
“Setiap tahunnya, jumlah pensiunan capai angka 500 orang. Masalahnya adalah, ketika mereka mereka purna tugas, penggantinya belum memadai karena kuota penerimaan PNS yang diberikan pemerintah pusat selalu sedikit. Sementara, kebutuhan pegawai kita banyak, artinya timbul masalah baru ketika para pegawai ini purna tugas”, papar Adang.
 
Mudah-mudahan, dengan adanya Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang didalamnya mengatur tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), bisa membantu memecahkan permasalahan ini. Bagaimanapun rasio pegawai dengan jumlah penduduk minimal harus mendekati ideal. Hal ini terkait peningkatan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Sementara bagi para pensiunan, suka atau tidak suka, masa pensiun harus dihadapi. Pensiun bukanlah akhir segalanya, nikmatilah, walaupun pasti penghasilan akan berkurang dari sebelumnya. Di era globalisasi ini penuh persaingan, olehkarenanya dengan adanya kegiatan ini dapat meningkakan kompetensi para pensiunan menghadapi tantangan selanjutnya. Yang lebih penting di hari-hari yang akan datang kita bisa lebih sering berkumpul dengan keluarga, membangun kualitas hubungan keluarga yang lebih baik”, tambah Adang.
 
Kemudian sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor Aty Guniarwati, mengatakan, rasio Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Bogor masih 1 berbanding 228. Artinya satu pegawai Pemkab Bogor harus melayani 228 masyarakat Kabupaten Bogor, jika ditinjau dari kondisi idealnya, ini jauh dari ideal.
 
“Rasio pegawai masih 0,41 persen, 1 pegawai berbanding 228 masyarakat. Kurang 20 ribu pegawai untuk mencapai ideal. Apalagi ada rencana pemekaran Bogor Barat yang membutuhkan 8 ribu hingga 9 ribu orang, dan beberapa pegawai Kabupaten Bogor akan terserap. Kita terus mengajukan penambahan kuota ke Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) tapi belum mencukupi kuota”, papar Aty.
 
Kegiatan peningkatan mental PNS yang memasuki masa pensiun tahun 2014 ini diisi seorang enterpreneur, Syafi'i Antonio. Sebagai nara sumber, PT. Taspen (persero) cabang Bogor, Bank BRI Cabang Bogor, BPJS Kesehatan Cabang Bogor, turut memberikan pengetahuan kepada para peserta.(Rido)

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved