Breaking News
Loading...

Comments

  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

Tab 1 Top Area

Tech News

Game Reviews

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Wisdes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisdes. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 April 2015
Curug Cakra Wadana  Geliat Wisata Alam Desa Cibadak Sukamakmur

Curug Cakra Wadana Geliat Wisata Alam Desa Cibadak Sukamakmur

Infodesaku News And Video Portal Pelopor Informasi Berita Desa
Infodesaku | Sukamakmur
Bogor Desa Cibadak merupakan salah satu Desa yang terdapat diwilayah Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Desa yang berbatasan langsung dengan Desa Karang Tengah, Desa Pabuaran dan Desa Sukamakmur, ternyata memiliki kekayaan Alam yang sungguh dapat menggoda mata para pengunjungnya. Desa yang memiliki sejuta pesona alam ini kini sedang berbenah, melakukan berbagai renovasi perbaikan salah satu objek Wisata yang langsung dikelola oleh pihak Desa.

Adalah Curug Cakra Wadana, keberadaan curug tersebut benar-benar ingin dimanfaatkan oleh pemerintah desa, agar keberadaan curug Cakra Wadana tersebut selain dijadikan tempat wisata juga sekaligus dijadikan tempat warga kami nantinya bisa mencari nafkah.

Oleh karenanya segala fasilitas penunjang pun sedang dalam tahap pembenahan, seperti akses jalan menuju ke arah curug tersebut sedang dilakukan pemerataan menggunakan alat berat, agar para pengunjung tidak kesulitan untuk mencapai ke lokasi Curug Cakra Wadana. Belum lagi, fasilitas yang ada di dalam areal curug, para pengunjung tidak akan kesulitan untuk mencari makanan jika merasa lapar, karena sebuah resto sudah disediakan oleh pengelola.

Bahkan bagi para pengunjung yang ingin bermalam di curug tersebut, curug Cakra Wadana juga di fasilitasi sebuah penginapan. Ketika Infodesaku mencari informasi lebih dalam lagi tentang Curug Cakra Wadana tersebut, Kepala Desa Cibada H. Lulung secara pertanahan curug tersebut masuk milik pribadi saya, namun keberadaan curug tersebut akan saya arahkan ke BUMDES, sehingga pemasukan untuk kas desa bisa bertambah.

Lebih lanjut H. Lulung menerangkan, keberadaan curug tersebut sudah cukup dikenal, tak jarang para pengunjung tidak hanya datang dari wilayah bogor sendiri, namun dari luar daerah, seperti dari daerah bekasi pun sering berkunjung ke Curug Cakra Wadana ini. Kedepan dengan adanya rencana jalan poros tengah, semoga wilayah kami bisa lebih berkembang lagi. Pungkasnya kepada Infodesaku. | NENDI
Minggu, 22 Maret 2015
Citamiang Tugu Utara Cisarua Puncak,  Objek Wisata Edukasi

Citamiang Tugu Utara Cisarua Puncak, Objek Wisata Edukasi


Infodesaku|Cisarua, Bogor
Desa Tugu Utara merupakan salah satu Desa yang terdapat di Wilayah Perkebunan Teh, tepatnya terletak di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.

Desa ini memiliki potensi Objek Pariwisata yang telah kesohor baik dalam Negeri maupun luar negeri, dengan kondisi Alam yang masih sejuk, para pelancong kerap berlibur diwilayah Desa ini, Hutan yang berada dikawasan ini umumnya ditumbuhi pohon pinus, Damar, Saninten, Palem, dan lainnya yang khas endemik hutan puncak Bogor,suhu rata –rata di daerah ini Antara 17 sampai 25 derajat celcius sehingga diarea ini terasa begitu sejuk .

Desa Tugu Utara memiliki luas lahan 1703 Ha, dan merupakan Desa yang berbasis Desa Kehutanan dengan berbagai potensi sumber Alam yang baik, maka dengan program pengembangan pengelolaan Objek wisata terutama wisata Alam, merupakan salah satu bentuk pengembangan Ekonomi kerakyatan yang tentunya kini sedang digalakan.

Ada beberapa Objek Wisata Alam seperti Telaga warna, Telaga Saat, Curug Cisuren, Situ Beunteur dan lain sebagainya, kini mulai dikembangkan dan dikelola secara Swadaya, sehingga dengan Program ekonomi kerakayatan tadi, sekiranya bisa memberikan kontribusi yang postif bagi warga masyarakatnya.
Menurut Kepala Desa Tugu Utara Asep Ma’mun mengatakan,“Awal terbentuknya Desa Wisata merupakan harapan dan keingin warga Desa, sehingga Kami (red) beserta elemen warga masyarakat, pada April tahun 2013 lalu, membentuk Pengurus Desa Wisata yang diberi nama “Dewi Amarta” (Desa Wisata Aliansi Masyarakat Tugu Utara),”ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa Ketika Dewi Amarta ini telah terbentuk, selanjutnya dibina oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bogor, dengan terbentuknya Desa Wisata yang kini telah berjalan sesuai dengan program Desa Tugu Utara, Harapan kami Desa Citamiyang kepada pemerintah Kab.Bogor untuk memberikan pembinaan lebih lanjut dan lebih intensif, biasa memberikan peluang untuk tenaga kerja bagi warga masyarakat sekitar,dukungan yang optimal,serta pembinaan kepada rekan-rekan secara berkala,” pungkas Asep

Menurut salah satu pengelola Desa Wisata Mugie, mengatakan, Ada sekitar 32 orang anggota yang mengelola Desa Wisata ini,  banyak pengunjung yang datang baik dimana – mana, Objek Wisata Citamiyang ini merupakan salah satu Objek Wisata Edukasi (Pendidikan), para pengunjung ini diberikan pemahaman tentang cara perawatan Teh,peremajaan Teh,”katanya.

Tempat Wisata Citamiyang yang terletak di Desa Tugu Utara cocok bagi yang suka berkemah, lantaran disini ada beberapa fasilitas yang dimilki objek Wisata tersebut seperti, Padepokan, Mushola,Toilet, areal kamp, Outt Door, fixed, Shelter, jalur Tracking serta camping ground ditambah dengan pemandangan yang eksotis, juga jalur trekking bagi yang suka berpetualang, membuat para pengunjung enggan untuk pulang kerumahnya, bahkan bagi yang ingin mengadakan tour secara berkelompok atau group, telah tersedia pula 7 unit Pondokan yang terbuat dari bahan alami berupa banbu hitam.

Area Wiasata dikelilingi pohon pinus dan hamparan perkebunan teh yang membentang luas, sehingga para pengunjung banyak yang melakukan pemotretan dan terlihat indah dan elok dengan pemandangan pohon pinusnya.

Selain menyediakan area perkemahan dan pondok penginapan, juga menyediakan paket wisata tea walk, jungle track, hingga para pengunjung untuk menanam pohon serta memberikan nama pohon tersebut.


Ramainya para pengunjung yang datang untuk menghabiskan waktu berliburnya pada weekend (sabtu dan minggu) dan saat bulan Agustus, September, Oktober, November, hingga akhir tahun. | YAS
Kamis, 05 Februari 2015
Gebyar sejuta pelangi 2015 Libatkan Ribuan Orang

Gebyar sejuta pelangi 2015 Libatkan Ribuan Orang

Infodesaku | Belitung
Sedikitnya 1.000 orang partisipasi Hari ini, Jumat (6/2/2015) akan meramaikan acara Gebyar Sejuta Pelangi 2015.
Acara yang merupakan rangkaian HUT Belitung Timur (Beltim) ke 12 ini, akan berlangsung di pantai Nyiur Melambai, Manggar, Beltim, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Acara yang banyak menarik antusias ini, akan berlangsung selam tiga hari, Jumat, Sabtu dan Minggu. Berbagai rangkaian pesta rakyat, akan tampil di event puncak HUT Beltim ini.


"Ini sifatnya pesta rakyat. Seluruh masyarakat yang ada di Belitung Timur dan keseluruhan Belitong, agar bisa ambil bagian dalam pesta rakyat ini," kata Kasi Promosi Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim, Franciscus Aryanto Marbun kepada Media
. | ANS
Rabu, 12 November 2014
Memanfaatkan lahan sempit Rumah dinas Camat untuk Tanaman Produktif

Memanfaatkan lahan sempit Rumah dinas Camat untuk Tanaman Produktif


Infodesaku | Kunduran - "Sebagaimana saya memanfaatkan lahan sempit di dalam pekarangan rumah ini untuk bertanam sayur-sayuran dan buah-buahan,"kata H. Rianto Warsito, SH. MSi. Camat Japah  kepada wartawan Infodesaku.
saat menanti Tim Penilaian dari Kabupaten Blora untuk menilai dan memantau kegiatan pemenfaatan lahan sempit rumah dinas Camat sekabupaten Blora.di rumah dinas Camat Kunduran ini, Rabu (11/12).
H. Rianto tidak bisa membayangkan bagaimana jika seluruh masyarakat di Kabupaten Blora secara umum benar-benar memanfaatkan lahan pekarangan rumah masing-masing untuk bertanam tanaman produktif. Tentu Indonesia tidak lagi menjadi negara pengimpor produk pertanian dari negara luar, tapi akan menjadi eksportir.
Coba lihat, ini (bertanam di pekarangan rumah) merupakan hal kecil, tapi dampaknya besar bagi perekonomian, di samping bagi kesehatan dan hiburan. Berapa kita menghemat dari sini,"kata Camat Kunduran.
Beberapa jenis tanaman pertanian menghiasi pekarangan dalam rumah dinas Camat Kunduran ini yang sempit. Di antaranya, Koll, Jagung, Labu,pare, cabai, pepaya, mangga , pisang, kangkung bahkan beberapa tanaman Apotik hidup juga ada di sekitar rumah dinas ini.. Lahan dan tanaman tersebut dikelola dan ditanami sendiri untuk memberikan motivasi dan contoh serta sosialisasi kepada masyarakat kecamatan Kunduran , agar memiliki keinginan dan gairah untuk bertanam memanfaatkan lahan pekarangan rumah masing-masing. Panen Jagung dan Bayan serta kangkung merupakan panen keekmpat yang sudah dilakukan.
"Untuk itu, saya sangat berharap dan memotivasi masyarakat Kunduran secara khusus supaya benar-benar dapat memanfaatkan lahan rumah masing-masing untuk bertanam tanaman produktif. Juga kepada kantor pemerintahan seperti kelurahan, saya harapkan dapat memberikan contoh penanaman tanaman produktif dan memberi motivasi warga,"pungkasnya.
Dalam Halaman ini juga terdapat 2 kolam ikan berisi ikan Gurame dan ikan lele yang di tata apik unuk menambah asrinya taman buatan yang . Aras
Jumat, 03 Oktober 2014
Lestarikan Kuliner Daerah, Pemkab Bogor Gelar Festival Makanan dan Minuman Khas Kabupaten Bogor

Lestarikan Kuliner Daerah, Pemkab Bogor Gelar Festival Makanan dan Minuman Khas Kabupaten Bogor

Infodesaku | Cisarua, Bogor - Dalam mendukung investasi kuliner serta menambah jumlah kunjungan wisatawan masuk ke Kabupaten Bogor,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bogor
berkerjasama dengan Perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) mengadakan festival makanan dan minuman khas Kabupaten Bogor,yang di adakan di Hotel Royal Safari Garden,Kec.Cisarua,pada Selasa, (30/9). 

Berkesempatan Wakil Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti membuka festival makanan dan minuman khas Kabupaten Bogor dan mengamatkan bahwa festival tersebut jangan hanya di jadikaan acara seremonial belaka, namun dapat di promosikan oleh Badan Pariwisata Kabupaten Bogor, karena dibalik itu semua akan menaikan jual beli masyarakat serta meningkatkan Pendapatan asli daerah ke Kabupaten Bogor."Jangan hanya seremonial belaka,tapi kedepan juga harus terus di promosikan nanti nya oleh Badan Pariwisata Kabupaten Bogor, karena festival ini akan meningkatkan jual beli masyarakat,serta meningkatkan PAD Kabupaten Bogor."Tegasnya 
Lebih lanjut Nurhayanti menjelaskan untuk melestarikan makanan dan minuman khas Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor akan mendirikan pusat jajanan kuliner di daerah sentul,yang nanti nya akan di jadikan tempat transit para wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Bogor dan juga melestarikan makanan khas Kabupaten Bogor."Daerah sentul nanti akan di jadikan daerah kuliner Kabupaten Bogor sesuai dengan rencana Bupati Bogor, H.Rachmat Yasin,selain melestarikan makanan dan minuman Kabupaten Bogor, bisa di jadikan tempat transit wisatawan yang datang ke Kabupaten Bogor."Tambahnya 
Dalam menambah kunjungan wisatawan datang ke Kabupaten Bogor terutama untuk ke daerah Puncak,Pemkab Bogor akan segera menyelesaikan jalur Puncak 
II,yang proses segera berjalan,dengan begitu solusi kemacetan terutama di daerah puncak bisa teratasi."Infrastruktur di Kabupaten Bogor akan terus di tingkatkan dalam upaya meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan dengan membangun jalur puncak II,yang di mulai dari gate sentul dan keluar di taman bunga cipanas,serta lebar jalan yg kurang lebih 30 meter."Katanya
Sementara itu,Kadisbudpar Kabupaten Bogor,Rachmat Sujana menjelaskan bahwa yang mengikuti festival makanan dari pengurus PKK Kecamatan se-Kabupaten Bogor dan Hotel-Hotel yang ada di Kabupaten Bogor. 
Rachmat pun berjanji akan terus di adakan setiap tahun nya karena bertujuan melestarikan makanan dan minuman khas Kabupaten Bogor dan menambah kunjungaan wisatawan ke Kabupaten Bogor."Ya,Pemkab Bogor akan terus menjaga makanan dan minuman khas Kabupaten Bogor,serta festival ini akan di adakan setiap tahun nya untuk menambah jumlah wisatawan datang ke Kabupaten Bogor."Tandasnya 
Pembukaan festival makanan dan minuman di hadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bogor,Elly Halimah Rachmat Yasin,ketua PHRI Kabupaten Bogor,Agus Chandra Bayu,pengurus DPD PHRI Jawa Barat,Rusman Syarif. Selepas pembukaan Wakil Bupati Bogor,di dampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, berkesempatan mengunjungi setiap stand yang ada di festival tersebut. (*)
Rabu, 27 Agustus 2014
TPU Batok, Potensi Besar yang belum diasah

TPU Batok, Potensi Besar yang belum diasah

Suasana keramaian di kawasan TPU Batok.

 Jalan raya hampir sepanjang 300 meter dipadati oleh penjual dan pembeli, mirip seperti pasar

Infodesaku | Tenjo, Bogor - Pagi menjelang siang, jalan raya Batok mulai dipadati massa. Mereka datang entah dari mana saja. Ada yang dari kampung sekitar tapi banyak juga yang datang dari jauh. Sepenggal jalan sepanjang hampir 300 meter ini penuh sesak.
Sejatinya di kiri dan kanan jalan adalah makam umum. Dan massa yang datang bukan hanya berziarah. Ada yang sekedar cuci mata, bermain, berpacaran, dan berbelanja. Yah, berbelanja. Sebab jalan raya yang cuma selebar 4 meter itu disesaki pedagang musiman. Ada yang menjual makanan, minuman, buah, mainan, sendal, bahkan petasan.


Inilah TPU Batok. Sebuah tempat pemakaman umum yang ada di desa Batok, kecamatan Tenjo yang tidak biasa-biasa. Disebut tidak biasa karena pemakaman ini selalu ramai pada hari pertama dan kedua lebaran setiap tahunnya. “Tempat ini sudah ramai sejak puluhan tahun lalu” kata Rahmat (53) salah seorang pengunjung ketika ditemui Info Desaku di TPU. Tangannya menjinjing bungkusan “Buat anak” jawab spontan ketika ditanya untuk siapa boneka yang baru saja dibelinya.

Ada gula ada semut
Banyaknya pengunjung yang datang menjadi peluang bisnis bagi pedagang. Para pedagang yang berjualan di TPU ini umumnya adalah pedagang musimam. Artinya berdagang di situ jika pas ada keramaian saja. Walaupun ada juga pedagang professional yang sebelumnya sudah punya lapak di pasar dan mengembangkan bisnisnya di TPU ini. Seperti yang diakui oleh Asep (24) penjual petasan “kami hanya mejual saja. Petasan ini titipan dari bos”. Lain lagi yang dijalani oleh Udin penjual buah dari pasar Parungpanjang yang sengaja datang berdagang. “Sehari-harinya saya jualan buah di pasar Parungpanjang” Udin yang berasal dari Cilacap sudah sering berjualan di TPU Batok, dan menurut pengakuannya dagangannya selalu laris manis. “Tadi saya bawa lengkeng sati keranjang, sekarang sudah habis” jelasnya sambil menunjuk kerangjang kosong di sampingnya.

Bagol (bpaling kiri) dan anggota komunitas pemuda 
yang mengelola keramaian di kawasan TPU Batok
Melihat besarnya peluang perputaran uang di TPU Batok ini, Bagol seoarang tokoh pemuda desa Batok, berinisiatif mengelola pasar dadakan ini menjadi lebih berarti. Dengan dibantu sejumlah pemuda desa yang tergabung dalam komunitasnya mereka membangun lapak-lapak sederhana dari bambu yang didapat dari hutan sekitar. Harga sewa yang mereka tawarkan sangat bervariasi tergantung luas dan penyewanya.  “Kami menyewakan lapak seharga Rp.500.000  - Rp.100.000, semuanya tanpa listrik” Kata Bagol yang sehari-harinya juga adalah pegawai di kantor desa. Selain dari menyewa lapak, para pemuda juga mendapat pemasukan dari pengelolaan parkir. Paling tidak ada 3 kantung parkir di kelola oleh pemuda. “Uang yang kami dapat dari usaha ini kami gunakan untuk merenovasi pagar makam”.

Dengan potensi yang besar ini, sudah sewajarnya para pemuda dan aparat desa memikirkan bagaimana mengelola keramaian yang ada di makam ini menjadi suatau pemasukan tetap bagi kas desa. Misalnya dengan menjadikannya sebagai kalender tahunan desa dengan mengembangkannya bukan hanya sekedar pasar dadakan. | DAVID S
Kamis, 07 Agustus 2014
Sempat Tertunda, Turnamen Kades Cup III Desa Sukasirna Jonggol Targetkan Final  17 Agustus 2014

Sempat Tertunda, Turnamen Kades Cup III Desa Sukasirna Jonggol Targetkan Final 17 Agustus 2014

Photo : Panitia mempersiapkan Arena pertandingan
yang akan dilaksanakan tanggal 8 Agustus 2014 esok
Infodesaku | Jonggol, Bogor - Dalam rangka menyambut HUT RI di tahun 2014 ini, Desa Sukasirna Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Kades Cup seri III
di lapangan Bola milik Masyarakat Pasca libur pajang pada puasa selama satu bulan, kegiatan Turnamen Bola Kades Cup III esok tepatnya tanggal 8 Agustus 2014  kembali dilaksanakan.

Turnamen yang dilaksanakan sejak tanggal 23 mei 2014 Stadion sabil Kp raweuy desa sukasirna jonggol k.m 2,3  ini ternyata mendapat animo yang positif dari berbagai tim Sepak bola yang terdapat di Wilayah Desa Sukasirna, terbukti keseluruhan jumlah tim yang diadukan dalam kompetisi ini mencapai 20 tim mengadu trik dan strategi pada event tahunan ini.

Menurut Iwan Setiawan Kepala Desa Sukasirna kegiatan ini memang sangat panjang waktunya hingga memakan waktu 4 bulan lamanya, memang kemarin sempat tertunda karena adanya bulan puasa, sekarang dimulai kembali, lembih lanjut dirinya menargetkan rampungnya acara (final) ditargetkan akan dilaksanakan pasca pengibaran bendera tepatnya tanggal 17 Agustus tahun 2014 mendatang.

Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, tentu tanpa hal tidak diinginkan, inikan untuk kemeriahan masyarakat sukasirna, dan ini adalah pesta kita bersama, Ucap Iwan penuh bangga.


Turnamen Bola Kades Cup III yang diponggawai oleh Karang taruna inipun semakin semarak, dikarenakan dari 20 tim yang beradu kompetisi, kini telah terjaring tinggal 8 tim semakin dekat kepada final, semakin sengit pula persaingan. | ABDI
Selasa, 05 Agustus 2014
Onggokan Situs Dikawasan Puncak Bogor Perlu Pelestarian

Onggokan Situs Dikawasan Puncak Bogor Perlu Pelestarian

Infodesaku | Pincak, Bogor - kawasan Puncak Cisarua selain memiliki keindahan alam dan hamparan kebun teh serta air terjun dan beberapa objek wisata andalan macam taman safari indonesia , Taman wisata matahari dan gunung mas ternyata memiliki keragaman wisata budaya dan wisata
semacam situs situs yang memiliki kekhasana sendiri yang  perlu diperhatikan oleh dinas parawisata kab Bogor . provinsi dan kementrian parawisata dan kebudayaan karena bila di selidiki dan di telusuri akan berkaitan dengan sejarah dan asal usul keberadaan Puncak dan bogor serta kerajaan kerajaan di pulau jawa seperti pajajaran . pakuan dan demak.. seperti contoh :  

1.Situs BATU KARATON 
situs ini terletak di kampung ciburial desa tugu utara yaitu sebongkah batu yang besarnya dan ukurannya 15 x 20 meter di sana selain batu ternyata ada batu batu yg mirip makam di tancapkan hampir seperti disitus batu tulis bogor.. sehingga kesannya ada kemungkinan batu ini berasal dari letusan gunung Gede atau memang sudah ada sejak dulu.. bahkan disitus tsb ada makam mbaatau Pangeran Dita Cipta rasa yg menurut almarhum H.abu bakar salah seorang penjaga makam dn batu kraton turun temurun merupakan salah satu keturunan kerajaan di jawa..  

2.Situs MAKAM MBAH SAMPEUN 
situs ini terletak di kampung sampai warung kaleng desa Tugu selatan cisarua situs ini merupakan makam tua yang sudah bercampur dgn akar akar pohon karet tua yg umurnya sudah ratusan tahun, makam ini menurut para sesepuh disitu adalah makam anaknya mbah rahiya bariya yg merupakan keturunan kerjaaan demak yang berada di situs pasir angin ..
namun kebenarannya akan adanya silisilah Tsb belum sepenuhnya jelas karena belum ada investigasi dn penyelidikkan yg dilakukan namun cerita orangtua bisa dijadikan dasar bahkan untuk kalngan para alim ulam adi Puncak silsilah di mbah sampeun ini sudah di bagikan bahwa mbah arya bariya dgn Mbah sampeun ini adalah bapa dan anak..

makanya ke depan desa tugu selatan selain memilii khasanah wisata touris arab saudi ternya memiliki wisata budaya dan religi.demikian adapun harapannya dari salah satu warga yaitu mang endang yang tinggal di kp.gandamanah menyambut gembira jika pemerintah mau memperhatikan dan melestarikan cagar budaya macam situs situs ini agar bisa diingat dan dikenang oleh generasi mendatang..

3.Situs MBAH BALUNG TUNGGAL  
Situs ini terletak di cipari kareo bersebelahan dgn SDN cisarua sejak dulu sudah ada dn sudah terkenal bahkan banyak yg menginap entah mencari berkah atau apa karena mungkin pemahaman orang berbeda ttg makam dn situs namun hal ini bagi kami terutama masyarakat Puncak menginginkan agar situs ini bisa dijadikan sarana wisata andalan yang berkaitan dgn budaya dan religi karena setiap malam jum'at kliwon dulu dulu ada saja orang orang yang mencoba mengadakan dzikir di situs makam mbah balung tunggal ini.. 
4.Situs KRAMAT BUNTUNG

situs ini terletak di cidokom desa Kopo cisarua tepatnay di eks PTP yang berada di jalur ke cidokom Pondok situs ini  ternya sudah tua umurnya dan sudah ada sejak jaman kebun teh di cidokom belum beralih fungsi menjadi kebun atau villa bahkan banyak orang orangtua dahulu yang rutin utk berziarah dn mengadakan dzikir disini karena di kramat buntung ini sejarahnya sering ada sinar ke atas langit serta kalau ada kerbau masuk kearea situs ini selalu hilang dan tidak diketemukan lagi ..desa kopo seharusnya dibentuk menjadi desa wisata untuk melestarikan beberapa situs  di deasa kopo yang keberadaanya sekarang ternyata amat mengkhawatirkan dan akan berubah menjadi tanah kebun sehingga kekayaaan dn kebradaan situs ini akan hilang akhirnya hilang begitu saja padahal budaya akan tergali dengan mempelajari situs situs ini ke depannya situs situs yg ada di desa kopo bisa menjadi daya tarik wisata ..

5.Situs  KRAMAT SAMODJA
situs ini sama juga terletak di cidokom sawah leuga di tanah eks PTP jug akeberadaanya sekarang pun mengkhawatirkan .. situs ini menurut penjaga tanah disitu seringpula didatangin orang orang yg ziarah dan kebanyakan mereka membaca kitab al Qur;an sebab makam di situs samodja ini adalah makam seorang sholihin yang dulunya sering mengaji alqur'an tiap hari ..

demikianlah keberadaan situs sitsu ini maka untuk itu selanjutnya pemerintah desa yaitu desa tugu selatan , desa Tugu Utara , desa Kopo dan kelurahan cisarua harus menginventarisir keberadaan situs ini dan menjadikan salah satu objek wisata budaya serta menggali hal hal yang berkaitan dengan situs ini,, adapaun kaitan kaitan misal situs situs ini bis menimbulkn kesyirikan bisa dikembalikan pada MUI dan laim ulama setempat serta akhli budaya di kab Bogor atau di jawa barat agar keberadaan situs yang ada ditempat itu bisa tergali dan bisabmenjawab  misteri serta kebardaanya .

6.SITUS MAKAM SYEKH ABDURAHMAN
Situs ini terletak di desa tugu utara tepatnya di tanjakan lengsar dan merupakan salah satu objek ziarah yang sering dikunjungi para peziarah, bahkan bapak bupati rahmat yassin sebelum terpilih menjadi bupati kab Bogor pernah mengunjungi dan ziarah ke makam ini , hal ini berdasarkan keterangan penjaga makam merupakan seorang syekh dari cirebon,
salah satu tokoh dicisarua yang merupakan tokoh parawisata yg sudah malang melintang yaitu bapak Daday Iskandar SE M.Si dalam hal ini menyambut baik hasil investigasi LSM IKKPAS( ikatan komunitas kawasan Puncak sekitarnya ) yang menginventarisir dan mengangkat keberadaan situs sitsu dilokal puncak agar kedepannya bisa dijadikan asset wisata dn budaya dan dalam arahannya coba semua situs ini dibukukan dan di daftarkan di dinas parawisata kab bogor dan dipelihara serta dirawat sebagai asset kebanggaan masarakat Puncak..dan tentunya akan menjadi icon baru di Puncak demikian motivasi yang diberikan oleh bapak daday iskandar ini.

kepada Iman sukarya selaku ketua LSM IKKPAS yg membentuk team Investigasi keberadaan situs di kawasan Puncak untuk dijadikan sebagai sumber keaneka ragaman budaya di kawasan Puncak..karena sitsu situs ini tidak akan ada begitu saja tanpa ada sejarahnya dan tanpa ada maksud serta tujuan dari pada keberdaan situs.. aplagi ini situs orang orang dahulu yang berkiatan dgn keberadaan wilayah maka sudah selayaknay seluruh warga Puncak dan kabupaten Bogor mengetahui keberadaan sitsu ini dn menjaganya agar bisa dilihat dan dikenang oleh generasi mendatang...sebab jangankan situs lama sebuah kisahpun tdk boleh lenyap ditelan bumi sebab itu merupakan kedjaliman, keedepannya LSM IKKPAS siap untuk menjadi pelopor dalam melestarikan situs situs yang ada di Puncak dgn bekerja sama dan berkolaborasi pihak yg terkait yaitu dinas kebudayaan dan parawisata serta lainnya,, sehingga nantinya disitus situs tsb akan mengahasilkan  hal hal yang luar biasa melalui penelitian dan studi banding.. demikian Iman sukaryua dari LSM IKKPAS menyebutkan dalam Visi misi kenapa situs situs di Puncak harus dilestarikan dan diselamatkan
Hingga berita ini diterbitkan sayang camat Cisarua dan para  lurah atau kades yg terkait keberdaan situs ini belum sempat dihubungi oleh Infodesaku karena kaitan masih suasana hari raya idul fitri.1435 hijiriyah. | Iman S
Selasa, 25 Februari 2014
Diguyur Hujan, Festival Dongdang Tahun 2014 Berantakan

Diguyur Hujan, Festival Dongdang Tahun 2014 Berantakan

Infodesaku | Bogor - Sejumlah ribuan Dongdang yang diusung peserta mengalami kerusakan akibat hujan yang mengguyur deras, namun kondisi ini
tak menyurutkan peserta yang mendapat giliran tampil depan dipanggung utama Maulid Akbar Dan Festival Dongdang 2014yang berlangsung di Jalan Raya Tegar Beriman, Sabtu (22/2/2014).

Bupati Bogor beserta undangan VVIP terlihat hanya tersenyum sambil melambaikan tangan saat menyaksikan peserta yang tetap bersemangat meskipun cuaca saat itu tak bersahabat. Demikian halnya para pengunjung yang berada di arena festival juga tak mau ketinggalan merebut isi Dongdang berupa hasil bumi seolah tak mempedulikan lagi derasnya air yang tumpah dari langit, sehingga suasana disekitar arena panggung utama tambah semrawut dan sampah berserakan di sepanjang Jalan Raya Tegar Beriman.

"Saya dari semalam bersama rombongan sudah ada di Jalan Bersih juga kehujanan, sebab kalau tidak menginap bisa ketinggalan acara apalagi kita bawa Dondang yang ukurannya besar," kata Heri perwakilan Desa Caringin, Kecamatan Caringin, saat ditanya Berita Bogor.

Pantauan dilokasi, para petugas keamanan nampak tak menghiraukan hujan yang mengguyur deras demin melaksanakan tugas. Sementara sejumlah stand produk juga tak luput dari serbuan pengunjung yang 
berdesakan ingin berlindung dibawah tenda tersebut.

Dilokasi sekitar arena, terlihat ruas jalan KSR Kusmayadi hingga Pajeleran mengalami kepadatan arus lalu lintas sepanjang lebih dari 500 meter. Hal ini disebabkan ruas Jalan Raya Tegar Beriman ditutup oleh petugas Polantas Polres Bogor. Hingga berita ini dimuat, hujan diwilayah Cibinong Raya dan sekitarnya masih mengguyur deras. (ALS)
Senin, 16 Desember 2013
 GKR Humas kunjungi Pulau Belitung

GKR Humas kunjungi Pulau Belitung

Infodesaku ǀ Belitung - GKR Hemas yang merupakan wakil Ketua DPD RI, istrinya dari Sultan Hamengkubuwono XI dalam lawatan selama dua hari mengunjungi masyarakat Jawa di Kabupaten Belitung
, yaitu 14 hingga 15 Desember lalu •

Kanjeng Ratu Hemas ternyata menyenangi kuliner khas makanan Belitung , sajian khas Negeri Laskar Pelangi ”Gangan ” yaitu jenis makanan ikan yang direbus dengan kurir serta kombinasi bumbu bumbu lainya •

Memang bagi para pengunjung tanpa merasakan sajian masakan Belitung belum lengkap tanpa mersakan sajian gangan ikan Belitung belum lengkap mengunjungi wisata Belitung ini sebelum mencicipi gangan Belitung •

Sajian Gangan inipun juga dinikmati istri Sultan Hamengkubuwono XI , Kanjeng Ratu. Hemas . Jamuan yang digelar (plt) Bupati Belitung ,Sahani saleh yang disapa Bung Sanem ini dilaksanakan di rumah makan wisata Rindu Kampung , pantai wisata Tanjung tinggi yang sebelumnya diadakan pementasan Tari kuda lumping dan melakukan pelepasan Tukik (anak penyu) di bibir pantai Tanjung Kelayang bersama kelompok peduli lingkungan Belitung (KPLB) pada minggu (15/12) kemaren •

Menurut. GKR Hemas saya sudah sering melakukan kunjungan ke Daerah daerah ,tapi ke Belitung baru pertama ini. Belitung masih harus banyak dibenahi dan menjadi perhatian Pemerintah Pusat,terutama oleh Kementrian Pariwisata dan ekonomi kreatif •

Hal ini berkaitan dengan masalah parawisata dan perlindungan lingkungan .” Jadi memang harus banyak diluncurkan anggaran untuk membangun Belitung • Selain itu kata GKR Hemas karena hasil sumber daya alam (SDA) sudah diambil Tambang berarti harus dikembalikan dengan kemasan perencanaan parawisata yang cukup besar ,”ujarnya •

Selain itu dikatakan. GKR Hemas dalam beberapa dekade ini, ada banyak kerusakan lingkungan yang terjadi di bumi Belitung sehingga harapanya Tambang tidak lagi menjadi primadona .Harapanya perlindungan lingkunganlah yang harus di proritaskan •

Belitungkan Daerah kecil sebuah Pulau yang tidak besar .Seharusnya menurut GKR Hemas ada satu Peraturan Daerah dan sangat penting sekali mengingat saat ini telah berlaku otonomi daerah .,”Perda bisa dilakukan oleh Bupati,Terutama terkait yang berhubungan dengan hutan lindung,”Jelas GKR Hemas •
Selama masa lawatanya GKR Hemas ke Belitung,(plt)Bupati Belitung Sahani Saleh yang selalu turut mendampinginya mengatakan . Pemda Belitung memang sudah lima Tahun merencanakan program pariwisata dan membahas hal hal seputar pasca tambang •

Pemda mewujudkanya dalam program panca usaha tani yang sekarang kita perkuat dengan program program parawisata serta program perikanan dan kelutan ,”papar Sahani Saleh,S0S kepada Para Wartawan pusat maupun lokal dalam jumpa Pers seusai acara jamuan makan siang di rumah makan Rindu pantai Tanjung Tinggi•

Dalam paparan kepada Pers ,Sahani saleh juga mengatakan pemkab sudah melakukan pengembangan KEK yang bertujuan untuk memamfaatkan sumber kekayaan tambang..•(ADM)
Minggu, 10 November 2013
BUMD Pariwisata Untuk Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

BUMD Pariwisata Untuk Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Infodesaku-Bogor- Sektor Industri Pariwisata beserta ppelaku pariwisata di Kabupaten Bogor patut menyambut baik rencana strategis Pemeritah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pariwisata yang merupakan dalam rangka pencapaian peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat Kabupaten Bogor. Didala BUMD ini melibatkan semua pelaku dan pengusaha industri pariwisata berikut instansi terkait seperti Dinas Peindustrian dan Perdagangan (Disperidag), Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) dan juga Dinas Perternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bogor dan juga tentunya Persatuan Pegusaha Hotel dan Restorant Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbupar) Rahmat Sudjana saat di temui Gesit di kantornya kamis (07/11) pembentukan BUMD Pariwisata sesuai dengan salah satu keinginan Bupati Bogor H. Rahmat Yasin guna meningkatkan perekonomian dan daya beli masyarakat Kabupaten Bogor, karena didalam sector industrin pariwisata sendiri melibatkan tenaga kerja dan pelaku usaha. “Pembentukan BUMD Pariwisata ini juga melibatkan seluruh pelaku-pelaku industri pariwisata yang ada di kabupaten Bogoe, baik wisata seni  budaya maupun obyek wisata odern yang ada, bahkan menurutnya dalam mengatur hal ini sudh dilakukan Memoradum Of understanding (MoU) kepada semua pelaku industri pariwisata yang ada di kabupaten Bogor termasuk dengan Disperidag, PHRI, bahwa kegiatan industri pariwisata harus bisa mendongkrak ekonomi masyarakat, karena dari kegiatan industri pariwisata banyak menyerap tenaga kerja didalamnya termasuk industri kerajinan, makanan dan lain-lain sebagainya serta untuk mendongkrak daya beli masyarakat Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Rahmat juga mengatakan, rencana pemerintah Kabupaten Bogor tentang pembentukan BUMD Pariwisata sampai saat ini sudah hampir final dan saat ini sedang di bagian organisasi dan bagian hukum untuk pengkajian terakhir yang akan langsung dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor. Sementara itu katanya Tata kelola yang dirancang dalam pembentukan BUMD Pariwisara ini, merupakan murni bisnis sehingga banyak peluang-peluang yang bisa dikelola oleh BUMD pariwisata terhadap pelaku industri sector pariwisata yang diantaranya. Agro wisata, transportasi wisata, akomodasi diperhotelan dan lain-lain karena potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Bogor sangat besar di sector ini.

Dia juga mengatakan, pembentukan BUMD Pariwisata ini juga mengacu kepada pembenahan terhadap infratruktur yang ada menuju obyek pariwisata, termasuk akses jalan dan transportasi yang memadai karena semuanya harus sejalan, hal ini juga sejalan dengan pembentukan desa wisata diwilayah Kabupaten Bogor. “Dalam pembentukan BUMD pariwisata ini juga melibatkan instansi terkait termasuk Distanhut, Disnakan kabupaten Bogor, hal ini dibuktikan sudah dilaksanakan  rakor 2 pariwisata yang melibatkan instansi tersebut,” katanya.

Dia mengharapkan, dengan pembentukan BUMD pariwisata, dibentuknya BUMD ini mudah-mudahan mempercepat proses ekonomi masyarakat sehingga daya beli masyarakat dengan adanya perkembangan di sector industri pariwisata berkesempatan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Dinas periwisata hanya sebagai Pembina, pengawas dan pengendali sesuai dengan peraturan tentang kepariwisataan. “Hal ini uga merupakan sala satu misi Bupati Bogor H. Rahmat Yasin yang ingin mempercepat proses daya beli masyarakat yang lebih baik,” tuturnya. 

Menjawab pertanyaan gesit tentang sejauh mana peningkatan industri pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor tahun ini, Rahmat menjelaskan, pihaknya belum bisa menilai karena msih dalam proses. Tetapi akan di ketahui pada akhir tahun yaitu bulan Desember nanti. “Sejauh ini sudah cukup bagus namun untu menilai belum bisa karena sedang dalam proses,” ucapnya.

Namun dikemukakannya,  konsep desa wisata yang di gulirkan berbeda dengan BUMD pariwisata karena pembentukan desa wisata merupakan konsep yang mengedepankan interaksi wisatawan langsung dengan mempelajari kehidupan bermasyarakat setempat, maka dari itu konsep desa wisata menggunakan konsep menginap di rumah warga dan tidak menggunakan hotel ataupun sejenisnya. Dan obyek yang ingin d raih berbeda dengan wisatawan yang ingin merasakan menginap di hotel dan sebagainya. “Tetapi sini ada keunikan dan daya tarik tersendiri bagi wisatwan karena di Hotel standarnya sama, baik bintang 1,2.,3 maupun melati. Tetapi home stay desa wisata adalah menawarkan keanekaragaman kehidupan masyarakat setempat yang saat ini di kembangkan di Kecamatan Tamansari dan Kecamatan Cisarua. Kedepan saya ingin jumlah desa wisata di kabupaten Bogor agar diperluas lagi di wilayah kecamatan lain. Namun untuk memperluas kita harus melihat potensi pariwisata yang ada di wilayah tersebut, kemungkinan di wilayah penyangga seperti Kecamatan Parung Panjang, Kecamatan Jasinga dan beberapa wilayah lain kita harus melihat potensi pariwisata yang ada di wilayah tersebut, apakah agro wisata atau alamnya ataupun ketersediaan infrastrukrur yang memadai dan segala sesuatu yang membuat nyaman bagi wisatawan dan ini harus sejalan,” pungkasnya. (Mr/Gesit)
Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved