Breaking News
Loading...
Rabu, 29 Oktober 2014

Jokowi Batal Tinjau, Wabup Tutup Kegiatan TMMD Ke-93 di Desa Banyuasih, Cigudeg-Bogor


Infodesaku | Cigudeg, Bogor - Dari berbagai rangkaian kesiapan tim pengamanan kepresidenan serta beberapa kesibukan aparatur pemerintah serta petinggi TNI dan Polri jelang kedatangan presiden RI ke-7 yang sejatinya akan meninjau kegiatan Tentara manunggal Membangun Desa yang dilaksakan di Desa Banyuasih Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor menyisakan cerita bagi warga Keamatan Cigudeg, terutama Desa Desa Banyuasih.

Kendati persiapan telah dirancang sedemikian rupa Jokowi akhirnya lebih memilih mengunjungi Korban Gunung Sinabung, apapun alasannya tentu Presiden memiliki dasar dalam kunjungan perdananya.

Dalam program TMMD di Desa Banyuasih Kec.Cigudeg telah membuka jalan tembus Kp.Cijambe ke kp.Cilangkap Ds.Banyu Asih dengan jarak 4,5 Km,pembuatan parit sepanjang 4,5 Km,pemasangan gorong-gorong 12 Buah,perkerasan badan jalan 750 meter,renovasi mushola,perbaikkan rumah tidak layak huni dan program TMMD pada tahun ini melibatkan 150 orang personil TNI. Wabup pun berkesempatan meninjau lokasi TMMD serta penaburan bibit ikan di aliran sungai Desa banyuasih,Adapun upacara penutupan TMMD diberikan secara simbolis pengembalian alat kerja dan di hadiri Dandim 0621/Surya Kancana,Nugraha Imam Santosa,Kapolres Bogor,AKBP Sonny Mulvianto,Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor,Saptariani.

Wakil Bupati Bogor, Hj.Nurhayanti dalam sambutannya  mengatakan bahwa penyelenggaraan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah mempersatukan TNI dan aparat Pemerintahan dalam semua tingkatan dengan masyarakat untuk saling bahu membahu untuk membangun sarana dan prasarana fisik maupun non fisik yang telah di rencanakan bersama.

"Dengan adanya TMMD akan dapat mengatasi permasalahan di desa dan meningkatkan Pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor,karena adanya sinergritas antara Pemerintah,TNI dan Masyarakat."Ucapnya ketika upacara penutupan TMMD ke 93 tahun 2014 yang bertempat di lapangan sepakbola banyu asih,Kec.Cigudeg,pada Rabu,(29/10)
Wabup juga menilai pelaksanaan kegiatan TMMD yang berlangsung selama 21 hari,telah menunjukkan hasil yang cukup signifikan,karena pembangunan fisik sarana dan prasarana serta kegiatan penyuluhan yang banyak menyentuh kehidupan masyarakat secara nyata,namun yang paling penting adanya keinginan masyarakat untuk menjaga dan merawat serta membangun apa yang dirintis. 

"Saya memandang bahwa hasil pembangunan fisik dan pembekalan dari kegiataan non fisik yang telah dilaksanakan,jangan menjadi tolak ukur keberhasilan program TMMD namun kemauan masyarakat untuk terus melanjutkan pembangunan yang telah dirintis."

Terakhir,Nurhayanti berharap mekanisme pembangunan yang telah dilaksanakan agar dijadikan modal dasar bagi masyarakat dalam rangka melaksanakan pembangunan dikawasan pedesaan.
"Saya berharap kepada masyarakat desa kedepan untuk terus lanjuti dengan peningkatan pemeliharaan dan pengembangan secara berkelanjutan,yang pada akhirnya masyarakat akan mampu membangun wilayahnya secara mandiri."Harapnya. | RED

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved