Breaking News
Loading...
Rabu, 03 September 2014

Halal Bihalal Yayasan Sumedang (YPS) Dan Rukun Wargi Sumedang (RWS), Pererat Silaturahmi

Infodesaku | Sumedang - Sejumlah pengurus teras, Yayasan Pangeran Sumedang dan  Rukun Wargi Sumedang berhalal bihalal di gedung Srimanganti kompleks Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang.
Acara tersebut diisi dengan silaturahmi dan temu kangen diantara pengurus teras di kedua pengurus tersebut. Dalam kesempatan tersebut, 3 orang pengurus teras YPS dan RWS memberikan sambutan.
Halal Bi Halal mempunyai makna yang sangat luas, yaitu suatu pola hubungan silaturahmi antar sesama umat muslim yang diwujudkan dalam suatu kegiatan atau acara keagamaan, yang juga disertai dengan saling memaafkan, dan dijiwai oleh nilai-nilai Ukhuwah Islamiyah dan nilai-nilai Idul Fithri.

Tampil sebagai pembicara pertama Ir. H.R. Koendraad Soeria Putra, Ketua Pengurus Yayasan Pangeran Sumedang, kemudian diikuti oleh pembicara kedua Dr. R. Iwa Kuswaeri (Ketua RWS Puseur), dan pembicara ketiga, dari HR. Djadja Winata Kusumah (Majelis Luhur RWS) dan Cornelis, Ketua Pembina Yasasan Pangeran Sumedang (YPS) yang juga sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat dan Sekertaris Daerah Kabupaten Sumedang,  H. Zaenal Alimin, Drs., MM.
Demikian seperti  dikatakan Dr. R. Iwa Kuswaeri (Ketua RWS Puseur) pada acara Halal Bi Halal yang dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Yayasan Pangeran sumedang  dan Rukun Wargi Sumedang kepada wartawan InfoDesaKu, kemarin, (30/8)

Mereka yang hadir antara lain Cornelis, Ketua Pembina Yasasan Pangeran Sumedang (YPS) yang juga sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat pada acara halal bi halal di gedung Srimanganti  kompleks Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang. Selain Cornelis, beberapa petinggi RWS hadir di acara tersebut seperti Ir. HR Koendraad Soeria Putra, Ketua Pengurus, Dr. R Iwa Kuswaeri, Drs. Ketua RWS Puseur, HR. Djadja Winata Kusumah Majelis Luhur RWS , R. Soleh Soeryanatamihardja, Pinisepuh, YPS.

Menurutnya, seluruh umat Islam di dunia telah merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kegembiraan, karena telah berhasil melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh, dengan penuh keimanan kepada Allah SWT. “Halal bi halal mempunyai makna yang sangat luas, yaitu suatu pola hubungan silaturahmi antar sesama umat muslim yang diwujudkan dalam suatu kegiatan atau acara keagamaan, yang juga disertai dengan saling memaafkan, dan dijiwai oleh nilai-nilai Ukhuwah Islamiyah dan nilai-nilai Idul Fitri.”ujarnya

Lebih lanjut ia mengatakan, hikmah khusus yang bisa dipetik dan untuk dicontoh, bahwa di tengah tumbuhnya individualistis, bangsa kita masih sanggup melahirkan dan menumbuhkan orang-orang yang dengan ikhlas menghibahkan dan menginfaqkan sebagian hartanya untuk membantu orang lain yang terkena bencana atau masyarakat miskin. “Dalam setiap jaman, hikmah historis ini memang selalu memberi pelajaran, sebab, tidak semua sejarah berjalan mulus. Ada saat-saat cemerlang, namun ada saat-saat sebaliknya. Tinggal kejelian kita memahami hikmah sejarah, yang menentukannya. Apakah akan berjaya dan terhindar dari kegagalan yang pernah terjadi, atau terpeleset lagi dan jatuh ke lembah yang sama.”ujarnya. | ZAITUN

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved