Breaking News
Loading...
Senin, 24 November 2014

Pengerjaan Jalan Lamban, Kades Tenjo Berharap Dimaksimalkan


Info Desaku | Tenjo
Sudah lima tahun lebih warga RW 04 Desa Tenjo seperti hidup terisolir. Pasalnya jalan raya yang cuma sepanjang 900 m dan lebar kurang dari 3 meter ini berlubang disana-sini alias rusak parah.
Bukan sekali dua kali warga terjatuh ketika melintasi jalanan yang menghubungkan provinsi Jawa Barat dan Banten ini. Kerugian yang dialami pemilik sepeda motor akibat ban yang bocor atau kerusakan lainnya sudah tidak terhitung lagi. “Wah… saya pernah ketiban sial. Ban motor saya pecah ketika hendak ke pasar” kata seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan.

Tapi, untunglah kekwatiran warga kampung Cibaregbeg dan sekitaranya segera berakhir dengan mulai dibangunnya pengecoran jalan. Perbaikan infrastruktur jalan yang diawali dari usulan desa ke provinsi ini dianggarkan menelan dana sebesar Rp. 1.005.000.000,- yang kesemuanya berasal dari APBD. “Saya senang dengan perbaikan jalan ini” kata Aman, salah seorang warga yang ditemui di lokasi. Menurutnya dengan mulusnya jalan raya yang menguhubungkan tiga RT ini akan memudahkan warga berkegiatan ke pasar, sekolah atau kemana saja.  Hal senada juga disampaikan oleh pemilik warung dan bengkel las. Mereka menyambut gembira dengan perbaikan jalan raya ini. Karena membantu kelancaran ekonomi mereka. 

Proyek Berjalan Lambat
Meskipun begitu, kebahagiaan warga yang sudah lama dinanti-nantikan ini masih belum juga dapat segera terwujud. Penyebabnya tiada lain adalah proyek yang menembus RT 02, RT 03 dan RT 06 di RW 04 ini terbilang lambat. Seperti yang diamati oleh Tabloid Info Desaku di lapangan bahwa, proyek yang direncanakan selasai dalam 120 hari kalender ini belum juga menunjukkan tanda yang menggembirakan padahal sudah memasuki hari ke 40. “Proyek ini terbilang lambat, sebaiknya lebih dimaksimalkan” jelas Agus, Kades Tenjo yang  pada Minggu, 2 November 2014 yang lalu baru saja melangsungkan resepsi pernikahannya, ketika dimintai konfirmas dikediamannya. “Baiknya tenaga kerjanya dimaksimalkan” tambah Kades yang sebelumnya pernah bekerja di kontraktor itu.


Seperti diketahui, hasil pengamatan Tabloid Info Desaku langsung ke lapangan membuktikan bahwa  seluruh badan jalan telah dikeraskan dengan bebatuan. Badan jalan juga sudah terlihat jelas dengan lebar 3 meter. Sementara itu, mulai dari ruas SDN telah mulai digali dan disusun batu belah sepanjang saluran air. Walapun begitu, warga tetap berharap agar pengecoran jalan ini bisa segera selesai untuk memperlancar transportasi dan bernilai ekonomi.  (David | Info Desaku)

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved