Breaking News
Loading...
Jumat, 16 Januari 2015

Dikelapakampit Belitung, Harus Beli Tiang Listrik PLN

Infodesaku | Kelapakampit, BABEL
Terbatasnya jaringan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN), terutama di daerah-daerah baru membuat masyarakat kesulitan menikmati penerangan dan kebutuhan terhadap listrik.
Keluhan ini bukan tak berdasar, karena ada oknum-oknum tertentu di dalam tubuh PLN sengaja membebankan masyarakat biaya mahal. Kesulitan ini, salah satunya, disampaikan Tino Christian, warga Kecamatan Kelapa Kampit yang memiliki rumah singgah di Kecamatan Manggar Belitung Timur (Beltim).

 "Sebetulnya jaringan listrik menuju rumah singgah kita terhitung dekat, sekira 200 meter, dan dibutuhkan kira-kira empat tiang listrik. Cuman, saat mengajukannya ke pihak PLN, ada salah satu oknum disitu mengatakan bahwa kita harus beli tiang listrik," ujar Tino kepada Media  ini, kemarin (15/1). Lebih lanjut diungkapkan Tino, menurut oknum petugas PLN tersebut harga tiang listrik yaitu lima juta rupiah perbatang. Dengan demikian dirinya harus mengeluarkan uang Rp. 20 juta, karena membutuhkan empat batang tiang listrik. "Kan gak masuk akal kalau sampai 20 juta. Karena kesal, saya bilang oke, nanti berikan juga pada saya kwitansinya. Namun, ditunggu-tunggu beberapa hari, gak ada kabarnya," terang Anto.

 Tidak hanya sampai disitu pengalaman ini juga didapat wartawan berdasarkan informasi lain di masyarakat. Contohnya di daerah Jalan Lama, Desa Mentawak, Kelapa Kampit. Pernah ada upaya swadaya yang dilakukan masyarakat dengan membeli tiang listrik. Setelah itu, akhirnya jaringan listrik berhasil masuk.

 Kekesalan masyarakat terjadi pada saat ada pergantian tiang listrik dari besi ke tiang berbahan dasar beton tiang-tiang listrik besi hasil swadaya masyarakat tersebut kemudian diambil begitu saja oleh oknum petugas PLN.

"Pihak PLN mengambil pengadaan swadaya masyarakat (tiang listrik, Red). Padahal, biarlah tetap di situ, kan bukan PLN yang beli," sesal Asroni, salah satu masyarakat Jalan Lama Desa Mentawak Kecamatan Kelapa Kampit.

 Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala PLN Cabang Tanjungpandan, Doni A, mengatakan, pada prinsipnya PLN tidak membebankan biaya apa pun yang berhubungan dengan pemasangan jaringan listrik. "Itu oknum. Daftar saja secara kolektif dan surati ke PLN. Bisa juga melalui desa atau kelurahan. Kemudian akan disampaikan ke pemkab. Nanti mereka (Pemkab, Red) akan menyurati Unit Pelaksana Konstruksi di kantor wilayah di Bangka," kata Doni. Karena itu, Doni menegaskan agar masyarakat jangan memberikan peluang-peluang jika ada oknum di tubuh PLN yang berbuat nakal.

 "Melalui media kita selalu transparan. Kita selalu mengumumkan biaya-biaya beban. Kalau ada berarti itu tidak resmi, dan ini oknum. Kami tidak ada memungut-mungut biaya ke masyarakat. Terkait semua jaringan PLN yang buat," tegasnya. | ANS

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved