Breaking News
Loading...
Kamis, 02 Oktober 2014

Wabup Bogor Intruksikan Camat Petakan Sumber Air

Infodesaku | Bogor - Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Nurhayanti intruksikan setiap camat terus berkoordinasi dan memetakan sumber air. Hal ini terkait bencana kekeringan yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bogor. Hingga kini sudah 17 kecamatan yang terkena kekeringan, yang terparah diantaranya adalah Cariu, Jonggol, Klapanunggal, Tanjungsari, Tamansari, dan Jasinga. Intruksi tersebut ia serukan saat menggelar Rapat Fasilitasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Bogor, di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (26/9).
 
“Beberapa wilayah Kabupaten Bogor mengalami kekeringan, saat ini kami sudah melakukan beberapa langkah penanganan salah satunya memberikan bantuan air bersih melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan. Kemudian, para Camat harus melaporkan situasi di wilayahnya masing-masing, kemudian harus memetakan sumber air dan berkoordinasi dengan SKPD untuk melakukan penanggulangannya”, seru Wabup.
 
Camat, lanjutnya, harus melakukan pendataan di setiap desa. Kepada Dinas dan Instansi terkait harus memberikan bantuan kepada desa-desa yang mengalami kekeringan berupa air bersih. Kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus siap siaga kapanpun dibutuhkan masyarakat. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) iklim saat ini relatif normal dan pada bulan Oktober mendatang diperkirakan akan masuk musim hujan. Saya berharap bencana kekeringan yang menimpa sebagian wilayah Kabupaten Bogor tersebut segera usai.
 
Sebelumnya, seperti yang diberitakan Tempo.co, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor telah menetapkan status siaga darurat kekeringan sejak 1 September 2014. Penetapan ini dilakukan karena di kabupaten itu ada 62 desa di 17 kecamatan yang mengalami kekeringan.
 
"Status siaga ini sampai akhir Oktober karena berdasarkan perkiraan BMKG pada akhir bulan itu hujan sudah mulai turun. Untuk mengantasi kekeringan, pemerintah melalui PDAM, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, berusaha mencari solusi yang cepat untuk membantu masyarakat. "Bahkan, kami juga berkoordinasi dengan Dinas ESDM untuk mencari lokasi-lokasi yang menjadi sumber mata air agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat”, kata Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yos Sudrajat, Rabu, 24 September 2014.

BPBD sudah membuat tempat penampungan air di 41 titik dengan kapastitas 5000 liter. Tempat penampungan itu menyediakan air bersih selama 24 jam. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan perusahan-perusahaan air minum, air curah dengan menggunakan mobil tangki air milik TNI untuk mendistribusikan air bersih ke lokasi yang mengalami kekeringan," kata Yos. | RIDO

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved