Breaking News
Loading...
Senin, 15 Desember 2014

BPMPD Beltim : Kades Harus Siapkan Wawasan SDM



Infodesaku | Manggar, Belitung
Keikutsertaan Kepala Desa se Beltim dalam rombongan kunjungan kerja Bupati Beltim, ke Yogyakarta dan Jawa Tengah diharapkan semakin membuka wawasan kades. Mengingat peran kades sebagai perpanjangan tangan Pemerintah daerah maka selayaknya program yang dijalankan harus dipahami.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Beltim, Ikhwan Fahrozi menegaskan, terhitung 2015, Desa bakal menerima kucuran dana cukup besar untuk mengelola anggaran desa. "Keikutsertaan mereka sangat penting, sebab kedepan dana yang harus dikelola Desa sangat besar. Nah, kalau mereka banyak belajar tentu tidaklah sulit dalam menentukan skala prioritas anggaran APBDes di Desa masing-masing," kata Ikhwan disela-sela kunker Bupati Beltim di Semarang, Jawa Tengah, Jum’at (12/12) siang.

Menurutnya, hampir seluruh tempat yang dikunjungi dapat memberikan ide baru tentang potensi di Beltim. Para Kepala Desa dapat melihat potensi mana saja yang bisa dikembangkan di Desa. "Perjalanan ini, jelas memperbandingkan apa saja potensi di Desa masing-masing, yang kira-kira cocok dan dapat dikembangkan. 

Dengan anggaran yang besar, hal ini tentu akan memudahkan Kepala Desa membangun Desa," jelasnya. Selain itu, kunjungan Kades ke Badan Teknologi Nuklir (BATAN) dapat membuka pemahaman bahwa nuklir tidak selamanya berbahaya dan mengerikan. Peran Kades, kata Ikhwan, dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat nuklir untuk kehidupan sehari-hari.

 "Saya saja baru tahu setelah mendengar penjelasan di sini (BATAN, red). Nah, sepulang dari sini, Kepala Desa dapat mensosialisasikan bahwa nuklir tidak selamanya mengerikan," ujarnya. Pendapat positif juga dikatakan Kepala Desa Batu Penyu, Kulup Han. Menurutnya, kunjungan dirinya bersama rekan Kepala  Desa cukup banyak membawa hasil. Dimulai dengan perubahan pola pikir tentang nuklir hingga melihat potensi yang dapat dikembangkan. "Contohnya, kunjungan ke pabrik Sidomuncul. Kita jadi paham bahwa lahan pekarangan sekecil apapun bisa kita manfaatkan untuk menanam tanaman obat," kata Kulup. "Apalagi sudah jelas sekarang, pak Bupati sudah teken MoU dengan pihak Sidomuncul. Tinggal bagaimana sekarang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan. Penampung sudah jelas (Sidomuncul, red)," tandasnya. | ADM

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved