Breaking News
Loading...
Selasa, 03 Februari 2015

Istighosah Alas Purwo Bukan Klenik

Infodesaku | BanyuwangiBerbagai cara dilakukan warga untuk merayakan Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad. Namun, ada satu yang unik. Yakni peringatan Maulid yang digelar oleh santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikam. Mereka menggelar Istighosah akbar di alas Purwo, di wilayah Taman Nasional Alas Purwo, di kecamatan Tegaldlimo, yang terkenal angker dan wingit.
“Selama ini alas purwo banyak digunakan untuk hal-hal berbau klenik, untuk itu kita kumandangkan ayat-ayat suci untuk merubah fenomena tersebut,” kata KH. Mas Saifullah Ali, pengasuh Ponpes Al-Hikam.

Tapi anehnya, meski dilakukan di tengah hutan belantara yang jauh dari pemukiman warga, peserta Istighosah cukup meluber. Empat ratus lebih santri, mulai anak-anak hingga manula, lengkap dengan busana muslim ikut menghadiri acara tersebut. Lebih fantastis, Istighosah juga dihadiri puluhan tokoh dan ulama dari seantero Nusantara.

Dalam acara tersebut, selain dilakukan pembacaan Sholawat Nabi dan doa bersama, para tokoh dan ulama juga memberikan tausyiah kepada para santri. Keteguhan niat peserta dalam mengikuti acara demi acara patut di acungi jempol. Meski jutaan nyamuk hutan menyerbu, itu tak menyurutkan semangat untuk beranjak dari tempat duduknya.

“Alas purwo itu tempat bersemayamnya Raden Ahmad, yang percaya atau tidak, selalu mengajarkan manusia ke jalan Allah, bukan untuk Syirik. Jadi alas purwo adalah tempat yang sangat sakral dan suci untuk beribadah dan menyebut asma Allah,” lantang Ulama yang juga akademisi tersebut.

Usai ceramah dan doa bersama Istighosah, acara dilanjutkan dengan diskusi keIslaman. Berbagai pertanyaan seputar kehidupan sehari-hari dilontarkan oleh para santri. Saking antusiasnya peserta untuk bertanya, acara di tengah hutan ini baru usai hingga menjelang subuh.

Menurut KH. Mas Saifullah Ali, peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun ini sengaja di gelar di alas purwo guna mengebalikan hakikat alas purwo, yang kian tergeser oleh ula
Menurut KH. Mas Saifullah Ali, peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun ini sengaja di gelar di alas purwo guna mengebalikan hakikat alas purwo, yang kian tergeser oleh ulah segelintir orang yang menyesatkan.

“Kalau alas purwo angker, itu sudah sejak dulu, kalau alas purwo wingit, itu juga sudah sejak dulu, maka gak usah disebut-sebut lagi apalagi hanya untuk mencari keuntungan pribadi. Alas purwo itu tempat berpasrah diri dan mengagungkan Asma Allah,” terang Kiyai yang akrab disapa Abah e ini.

Dalam Istighosah, masih Mas Saifullah Ali, jamaah juga berdoa untuk kebaikan Negara Indonesia.

“Kelahiran Nabi Muhammad yang merupakan Rohmatal Lil Alamin, semoga membawa kebaikan kepada Negara Indonesia dan dijauhkan dari segala bencana,” pungkasnya.
| DER

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2014 Desa Krocok All Right Reserved